Sebagai tindak lanjut pasca peserta lomba Mengikuti Musabaqah Khattil Qur’an ( Lomba kaligrafi Alquran ) karya peserta akan dinilai oleh dewan hakim. Sistem penilaian Kaligrafi dengan lomba lainnya sangat jauh berbeda, yang mana di kaligrafi lebih mudah dibanding dengan lomba Tilawah Alquran, Hifzil quran dan lainnya. Kalau di tilawah misalnya, setiap peserta yang tampil, dewan juri mendengar dan memperhatikan secara seksama penampilan peserta sejak ia mulai membaca Alquran sampai selesai membaca Alquran, dan menilai peserta berdasarkan prosesnya dan langsung dinilai oleh dewan hakim, dan selanjutnya nilai tersebut diserahkan ke panitra. Sedangkan Kaligrafi lebih tepokus kepada hasil akhir setelah peserta menyelesaikan karyanya. Setelah itu Karya yang ada dipajang dan disusun berdasarkan penglihatan secara menyeluruh. Karya ini yang terlihat secara kasat mata terbaik dari semua yang ada. Setelah memilih nominasi 6 – 10 karya yang terbaik tiap bidang lomba, selaunjutnya dipe...